Kenapa Saya Menulis?

tidak tahu, menulis bagi saya mungkin adalah merekam sejarah, berbagi kisah dan memberikan manfaat bagi orang banyak. dengan catatan kalau tulisan saya dirasa bermanfaat sih ya?

kenapa baru 2011 saya ngeblog? saya juga tidak tahu. saya punya 2 blog, 1 lagi blog puisi, sajak, rima. saya memang suka membuat puisi, ya walaupun puisi saya bukan puisi cinta, bukan kata yang mendayu-dayu. kata guru saya SMA, puisi saya terlalu lugas, terlalu sederhana dan berpotensi menyakiti orang lain.

kembali ke blog ini, kenapa saya nulis? entah. saya memang baru berniat menulis agak serius saat saya memulai blog ini. padahal saya sebenarnya sudah menulis tentang itinerary, trip atau catper sejak 2008, cuma memang tidak saya publikasikan secara luas.

sayang ya padahal? dari 2007 sd sekarang. 2007 adalah awal saya kembali melancong bersama backpacker stan. 5 tahun sampai 2012 ini, seharusnya jika saya serius nulis, saya bisa kaya raya dari nulis. bisa jadi tokoh petualang terkenal, bisa terbit banyak buku. tapi, apakah arti itu semua?

walaupun sebenarnya saya ada embrio 2 buku. berbentuk draft, masing-masing sudah mencapai halaman ke 30. tapi semuanya saya biarkan, mungkin ada satu tahun berkarat di folder my documents komputer saya. mau saya apakan? entah, mungkin suatu saat akan saya kenang sambil tersenyum.

padahal teman-teman saya banyak yang mendorong saya menulis buku, atau minimal mengirimkan tulisan-tulisan saya ke media. cuma masalahnya saya sendiri yang tidak ada kemauan.

dulu alasan saya begini : “kenapa orang harus bayar buat bisa baca tulisan saya? kalau misalnya saya ngasih gratis, kan memudahkan orang. dapat pahala.”
atau alasan lain begini “kalau tulisan saya dibukukan, nanti ada lebih banyak pohon yang ditebang untuk nerbitin tulisan saya yang ala kadarnya itu”

atau alasan paling epic yang pernah saya lontarkan adalah begini “indonesia sudah jadi negeri berbayar, pipis aja bayar 1000. masa orang mau baca tulisan saya aja masih kudu bayar? mending buat pipis”

haha. alasan tinggal alasan. sebenarnya dalam hati terbersit keinginan kalo kapan-kapan nerbitin buku. masalahnya saya tahu tulisan saya itu datar, flat banyak repetisi, serius dan kurang menggugah.

saya juga bukan penulis yang santai, berbahasa lu – gw dan bisa membuat pembaca senyam-senyum, ngakak. tulisan saya adalah model tulisan dimana anak-anak muda pasti enggan membaca tulisan saya, segmen tulisan saya adalah bapak-bapak usia 40-an ke atas dan/atau para pecinta sejarah. kalo begitu siapa penerbit yang mau nerbitin?

tulisan saya tidak segahar tulisan nuran misalnya, semenggejolak tulisan arman dhani, seempuk tulisan jaki, semerdu tulisan dwi putri misalnya. saya masih terus belajar, membaca literatur, memperbanyak perbendaharaan kata, ikut workshop menulis, banyak diskusi. tapi saya merasa tulisan saya stagnan. itu-itu saja, jadi ya sementara saya ngeblog dulu, minimal untuk nglanyahke nulis.

blog saya ini kalo dihitung sudah lebih dari 100-an halaman. sudah bisa terbit 1 buku kali ya? eum..dalam hati saya lalu berpikir, apa saya ini terlalu idealis sebagai penulis?

mungkin iya, idealis. karena saya ndak mau tulisan saya diuangkan, kesannya saya materialistis. sementara sih saya sudah alhamdulillah cukup dengan gaji saya sebagai PNS, jadi tulisan saya masih saya gratiskan. entah kalau sudah ndak cukup, barangkali saya baru menjual tulisan-tulisan saya, itupun kalau ada yang beli.😀

ah, sudah pagi. sementara ini saya sudahi dulu tulisan tak bermutu ini. jadi intinya sih, silahkan baca tulisan-tulisan saya. kalau bermanfaat ya alhamdulillah. kalaupun ndak ya ndakpapa. maturnuwun sudah mampir.

tabik.

 

10 thoughts on “Kenapa Saya Menulis?

  1. Hahahaha..

    Mas Chan..

    Ciri hasmu ya seperti ini tulisannya😀 . Kritis, pedas, Blak-Blak-an, Dan kadang saya suka bertanya2 apa arti dibalik tiap postingan Mas Chan…hahaha..

    Tiap orang punya karakter masing2 dalam menulis..menurut saya Sah2 saja, begitu juga dengan tulisan mas chan.

    Tentang ‘segmen pasar’ atau sebut aja pembaca..kok pesimis..hahaha..bacaannya gak punya target pembaca kan mas? Siapa aja boleh baca? Ya menurut saya sih blog mas Chan ini informatif..jujur saya suka dengan gaya penulisannya yg Blak-blakan itu..informatif, tapi juga agak sedikit sarkas Dan nyentil (kadang2) hehhehehe..dulu saya juga orangnya seperti itu :p

    Tulisan yg lucuk..

    😀
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s