Bootcamp Batu Hijau 2 : Pemandangan Bawah Air

???????????????????????????????

Logikanya jika sebuah perairan terkena pencemaran lingkungan, pastilah biota laut mati dan ekosistemnya rusak. Ikan-ikan enggan hidup dan terumbu karang rusak. Kita mungkin sudah tahu bahwa terumbu karang adalah salah satu organisme yang sangat sensitif dengan perubahan lingkungan dan cepat terdampak jika terjadi perubahan lingkungan.

Untuk membuktikan hal itu, maka dari pihak Newmont justru mengajak kami-kami peserta Bootcamp untuk nyebur ke laut, melihat bagaimana kondisi bawah laut di sekitar perairan kompleks Batu Hijau. Ajakan itu disambut gembira peserta Bootcamp yang beberapa diantaranya memang para penyelam. Beberapa yang memutuskan untuk ikut menyelam dan menikmati pemandangan bawah laut Sumbawa Barat adalah Mumun, Rohib, Audrey, Titiw, Regy, Harris, Bram dan saya sendiri. Diikuti 3 orang dari pihak Newmont, yaitu Pak Arie, Hidayat dan Gede yang mendampingi selama kegiatan penyelaman.

Bagi saya sendiri, penyelaman ini adalah penyelaman saya setelah sekian lama vakum menyelam. Tentunya ada rasa gugup, nervous dan sedikit takut karena sudah lama tidak menyelam. Akhirnya saya dipasangkan dengan Audrey sebagai buddy yang mendampingi saya selama penyelaman bersama tim Newmont.

Newmont memang memiliki divisi diving, karena dalam struktur perusahaan, diving tidak sekedar untuk olahraga atau kegiatan bersenang-senang namun diving adalah bagian dari pekerjaan rutin sebagai bagian dari maintenance dan pengawasan lingkungan tambang. Oleh sebab itu divisi diving Newmont tidak main-main, mereka memiliki alat-alat yang lengkap untuk mendukung kerja mereka.

Spot penyelaman yang dituju adalah Teluk Benete, tidak jauh dari pelabuhan milik perusahaan. Penyelaman akan dilakukan pada kedalaman antara 7 sampai dengan 10 meter untuk memeriksa kondisi reef ball dan terumbu karang di sekitar perairan Teluk Benete. Pihak Newmont memang memasang reef ball di beberapa titik perairan sebagai komitmen mereka untuk terus menjaga kelestarian di sekitar lingkungan tambang.

Persiapan di lakukan sekitar pukul 15.30, setiap penyelam menyiapkan sendiri perlengkapannya yang sudah disediakan Newmont, BCD, regulator, tabung, fin, masker semua dibawa masing-masing ke kapal. Setelah briefing singkat maka tim pun berangkat menuju perairan lepas, mencapai spot diving yang sudah ditentukan.

Kira-kira 10 menit dari pinggir pelabuhan Benete kapal memelankan laju dan kemudian berhenti, rupanya sudah sampai di titik penyelaman. Maka alat-alat kemudian dipakai dan satu per satu kemudian menceburkan diri ke dalam air sampai semua tim masuk ke dalam air. Saya sendiri sedikit mengalami kesulitan karena pemberat yang saya kenakan rupanya kurang, maklum ukuran badan saya super jumbo sehingga butuh banyak pemberat, kekurangan pemberat tadi membuat saya kesulitan menstabilkan diri di bawah air. Namun setelah mendapat tambahan pemberat, menjadi 8 pemberat akhirnya saya bisa stabil di bawah air dan menyelam dengan lancar.

Oleh Pak Gede saya dibawanya melihat reef ball yang sudah ditumbuhi karang-karang baru serta ikan-ikan kecil yang berlalu lalang. Sayangnya saya tidak bisa melihat terlalu jelas karena visibility dibawah memang jelek, cenderung keruh. Yang kedua adalah mata saya minus, sehinga penglihatan saya ala kadarnya di bawah air. Hanya menurut cerita Bram, sempat lewat seekor Stingray di dekat titik penyelaman saya tadi. Sayang karena kecerobohan saya dan kekurangan pada mata saya itu tadi, saya sempat menyenggol dan mematahkan reef ball yang sudah tumbuh. Kejadiannya sangat cepat, saya waktu itu hendak turun namun ternyata di depan saya ada reef ball, saya kaget dan merubah arah namun ternyata kaki saya masih menyangkut pada sebagian karang. Pada titik itu saya merasa sangat bersalah, dan bertekad akan lebih berhati-hati dan belajar menyelam lebih serius seperti nasihat Mumun pada saya.

Menjelang akhir penyelaman, saya ditunjukkan Pak Gede giant reef yang memang ukurannya paling besar diantara yang lainnya. Menurut Pak Gede, giant reef tadi adalah tolak ukur penelitian kondisi perairan di sekitar Benete. Kondisi sehat-tidaknya karang tadilah yang menjadi tolak ukur kondisi perairan Benete dan selalu dipantau oleh divisi Marine Environmental and Ecology dari Newmont Nusa Tenggara.

Perlu diketahui bahwa areal yang ditanami reef ball di Teluk Benete bukanlah areal konservasi atau reklamasi, namun benar-benar area untuk menciptakan habitat baru. Dimana daerah yang ditanam reef ball tadi adalah daerah kosong awalnya, hanya pasir semata. Diharapkan dengan adanya reef ball, akan tumbuh karang dan muncul populasi ikan, sehingga bisa menjadi area jembatan konsentrasi terumbu karang di sekitar Pelabuhan Benete. Dan setelah beberapa tahun menanam reef ball, hasilnya memang sudah terlihat, karang-karang baru sudah terbentuk dan muncul populasi ikan dengan jumlah cukup banyak di sekitar karang.

Penyelaman ini memberikan banyak gambaran mengenai lingkungan perairan di sekitar Pelabuhan Benete. Walaupun daerah teluknya dijadikan sebagai areal pelabuhan yang cukup sibuk dan didekatnya terdapat power plant/pembangkit listrik perusahaan, namun karang justru muncul dan tumbuh sehat di daerah teluk tersebut. Hal ini mungkin bisa jadi salah satu tanda bahwa perairan tersebut tidak tercemar dan bersih. Ini bisa menjadi salah satu tanda positif bahwa komitmen terhadap pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Newmont bukan sekedar lip service dan menuntaskan formalitas semata, namun benar-benar dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten.

Tabik dari Sumbawa Barat.

Semua foto oleh Regy Kurniawan.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

2 thoughts on “Bootcamp Batu Hijau 2 : Pemandangan Bawah Air

  1. salam kenal bro efeneer,saya eliz dr bandung,
    wah seneng banget ya dapet kesempatan ikut bootcamp pt newmont, sy dulu mau ikut tp batal terkendala sesuatu dikampuss..
    ditunggu berita2 dr saana bro
    salam hangat:shakehand:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s