Posted in February 2012

Akhir Pekan Di Bangkok

Mungkin jika diminta menyebutkan daerah Asia Tenggara yang benar-benar ingin saya kunjungi, maka daerah tersebut adalah Bangkok. Kota ini menarik sekali bagi saya karena ada paduan unsur modern dan tradisional yang membaur menjadi satu, selain itu keberagaman masyarakat di Bangkok juga membuat saya begitu tertarik ingin datang ke Bangkok. apalagi sekarang sudah Air Asia membuka … Continue reading

Advertisement

God Save The Backpackers

Saya percaya kalo setiap backpacker memiliki semacam feel yang sama yang saya sendiri tidak bisa menjelaskannya. semacam ada passion yang sama, indikasinya adalah walau baru pertama kali bertemu tapi sesama backpacker langsung akrab, seolah sudah kenal lama. entah disebut apa hal-hal seperti itu, semacam ada perasaan yang menautkan sesama backpacker di seluruh dunia. seperti siang … Continue reading

Rumah

Rumah saya ada di pedesaan, Paremono tepatnya. sebuah desa di Kabupaten Magelang. tidak jauh dari Borobudur dan bisa dijangkau 40 menit dari Jogjakarta dan 30 menit dari Kota Magelang. rumah, bagi saya tak sekedar entitas fisik tempat bernaung. rumah adalah tempat hati saya berlabuh saat suasana hati ricuh. di rumahlah, saya menyandarkan bahu jika sedang … Continue reading

De Oude Stad Surabaja

Surabaya, bagi saya ini salah satu kota yang sangat akrab dengan saya. sejak SD, orangtua sering mengajak ke Surabaya karena ada paman yang tinggal disana. hampir setiap libur caturwulan saya diajak ke Surabaya, ke Museum Kapal Selam, KBS yang dulu masih asri sampai duduk-duduk sore di tepi pantai. kini Surabaya pun tetap menjadi favorit, apalagi … Continue reading

Segarnya Zangrandi.

apa yang bisa membunuh dahaga di hari panas di Surabaya? jawabannya adalah es krim. maka pergilah saya ke kedai es krim paling terkenal di Surabaya, nama kedainya adalah Zangrandi. lokasinya ada di Jalan Yos Sudarso, di tengah-tengah Kota Surabaya. rupanya Zangrandi ini adalah kedai legendaris, dimulai oleh Renato Zangrandi seorang Italia yang membuka toko es … Continue reading

Ini Medan Bung! (2)

hari kedua di Medan diawali dengan melawat ke hajatan sahabat yang melangsungkan pernikahan. Radeva dan Izza adalah 2 sahabat semasa kuliah yang melangsungkan pernikahan hari itu. pernikahan dilakukan dengan adat Batak dan itulah yang menarik karena selama ini saya belum pernah menghadiri pernikahan dengan adat batak. dimulai dengan prosesi hantaran sampai duduk di pelaminan semuanya … Continue reading

Dia

saya mengenal dia lewat jejaring sosial, facebook. saya menembak dia saat saya pulang backpacking, mengajak dia makan malam lalu mengutarakan cinta. itulah pertama kali saya bertemu dia. saya seringkali mengajak dia ngetrip, walau tripnya tak selalu mahal asal kami berdua. namanya juga backpacker. saat saya pulang ngetrip dalam jangka waktu cukup lama, dia biasanya akan … Continue reading

Menikmati Bandung Dari The Valley.

pagi itu sahabat saya Qalitza menelepon bahwa dia sedang di Bandung. sahabat saya ini juga traveller, saya dan Qalitza juga memiliki grup travelling. kami menyebut kelompok travelling kami dengan kelompok “Menggila Akbar”, 2 tahun lalu lumayan sering mengadakan trip, tapi akhir-akhir ini vakum karena kesibukan masing-masing. Qalitza bercerita kalau dia sedang di The Valley, Dago … Continue reading

Surga Kecil Sejak SMA

saya adalah seorang yang suka membaca. dengan membaca saya menemukan ketenangan dalam diri saya dan melalui buku bacaan saya menemukan dunia saya. keluarga saya pun membiasakan saya membaca sejak kecil, dalam berbagai bentuk. buku cerita, novel, komik apapun. keluarga membebaskan saya membaca segala jenis buku. begitupun, hingga sekarang saya masih tetap asyik dengan aktivitas baca … Continue reading

Ancol Pun Ada Di Jogja.

tidak percaya ada Ancol di Jogja? sayapun begitu. Ibu saya bercerita tentang sebuah tempat bernama Ancol, di masa mudanya Ancol menjadi tempat favorit muda-mudi untuk berpacaran dan memadu kasih. dalam hati, uang ibu saya banyak sekali sampai-sampai untuk pacaran saja harus jauh-jauh ke Ancol. rupanya dugaan saya salah, ternyata yang dimaksud Ibu adalah Ancol Bligo … Continue reading